Analisis cuaca terkait adanya gangguan siklon tropis dan invest siklon tropis di wilayah Indonesia hingga 4 hari ke depan adalah sebagai berikut. Berdasarkan data koordinat 10°42'S 116°54'E yang terletak di perairan selatan Nusa Tenggara Barat, terdapat indikasi aktivitas invest siklon tropis yang dipantau oleh instansi seperti JMA dan NOAA. Sistem ini berpotensi berkembang menjadi siklon tropis dengan pergerakan mengarah ke barat daya atau barat laut, dipengaruhi oleh suhu permukaan laut yang hangat dan kondisi atmosfer yang mendukung.
Wilayah Indonesia dengan probabilitas di atas 90% terdampak dalam 4 hari mendatang meliputi:
1. Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur: Hujan lebat disertai angin kencang kecepatan 40-60 km/jam berpotensi terjadi mulai hari pertama hingga hari ketiga. Gelombang laut mencapai 4-6 meter di Selat Lombok dan Samudra Hindia selatan NTB/NTT.
2. Jawa Tengah dan Jawa Timur bagian selatan: Peningkatan curah hujan sedang-lebat diperkirakan pada hari kedua hingga keempat, terutama di pesisir selatan seperti Pacitan, Trenggalek, dan Banyuwangi. Angin kencang berpotensi mengganggu pelayaran dan aktivitas nelayan.
3. Sulawesi Selatan dan Tenggara: Dampak tidak langsung dari sistem ini menyebabkan hujan sporadis dengan intensitas tinggi di wilayah Luwu Timur, Kolaka, dan sekitarnya pada hari ketiga dan keempat.
Dampak utama meliputi banjir bandang di daerah dataran rendah, tanah longsor di wilayah perbukitan, serta gangguan transportasi laut dan udara. Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi genangan air dan angin kencang yang dapat merusak infrastruktur ringan. Pemantauan berkala melalui BMKG diperlukan untuk update pergerakan sistem ini.